Dasar Pemikiran
Realitas konflik dan kekerasan di Indonesia yang terjadi secara beruntun dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir, telah melingkari hampir segenap aspek kehidupan dan segmen masyarakat. Hal ini mengindikasikan bahwa Dian/Interfidei sebagai lambaga yang bergerak pada upaya-upaya desiminasi semangat pluralisme dan perdamaian mempunyai tantangan yang semakin besar. Mengingat masalah dan komposisi masyarakat ke depan semakin kompleks dan plural.
Fenomena fundamentalisme / radikalisme agama, politisasi agama, politik identitas, kekerasan politik, eksklusivisme, ketidakadilan, primordialisme sempit, hingga masalah permisivitas budaya sebagai efek dari globalisasi dan kapitalisasi, merupakan sejumlah masalah yang menjadi sumber konflik dan kekerasan tersebut. Demikian halnya masalah-masalah tersebut, pada dasarnya tidak muncul begitu saja, dan berdiri sendiri, tetapi saling mempengaruhi dan juga mempunyai penyebab. Oleh karena itu, upaya-upaya antisipasi/resolusi konflik dan kekerasan tidak dengan serta merta dilakukan begitu saja, melainkan membutuhkan spirit, pengetahuan dan skill konprehensif dan memadai.
Dengan demikian, untuk memahami realitas konflik dan kekerasan tersebut—devisi seminar dan diskusi Dian/Interfidei mencoba mencari akar masalah serta solusinya melalui kegiatan-kegiatan yang sifatnya tematis dan kontekstual.