Indonesia yang merupakan negara pluralistik dalam segala aspek sedang memasuki masa transisi, yaitu masa pencarian identitas diri. Dalam masa ini kesadaran kritis dan pemikiran masyarakat untuk berbicara, berpolitik dan berdialog menjadi sangat penting. Kesadaran kritis dan pemikiran tersebut dapat menjadi wacana yang mencerahkan bagi masyarakat jika dielaborasi secara kritis dan sistematis. Lebih jauh lagi, itu dapat dikembangkan menjadi solusi alternatif yang relevan dengan konteks kehidupan masyarakat Indonesia. Itu akan menjadi manfaat yang besar jika pemikiran-pemikiran tersebut meluas ke masyarakat, sebagai misal pengalaman suatu masyarakat di suatu daerah tertentu dapat menjadi pelajaran bagi masyarakat di daerah lain. Dalam rangka memperluas pemikiran yang mencerahkan ini, Divisi Penerbitan berusaha untuk menerbitkan tulisan-tulisan dari para akademisi, aktivis, dan praktisi dalam bentuk newsletter maupun buku.
Adapun tujuan Divisi Penerbitan adalah membangun opini publik bahwa pluralitas merupakan potensi dan kekayaan bangsa yang dapat membawa bangsa ini pada kemajuan serta melakukan sosialisasi wacana dan pemikiran yang berkembang dalam masyarakat yang relevan bagi pembentukan masyarakat sipil yang lebih baik.
Bidang publikasi meliputi publikasi Newsletter secara berkala dan penerbitan buku-buku yang berkaitan dengan wacana pluralisme, dialog antariman, kebudayaan dan agama pada umumnya.

